Ujian Pertama Main di Eropa, Saddil Ramdani Harus Rela Pangkas Gaji

 


Winger timnas Indonesia, Saddil Ramdani, harus rela menurunkan nominal gajinya jika ingin bergabung dengan klub Austria.

Hal tersebut disampaikan oleh legenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Kurniawan Dwi Yulianto yang juga merupakan mantan pelatih Sabah FC memang punya kedekatan dengan Saddil Ramdani.

Sebelumnya, Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan bahwa mantan anak asuhnya di Sabah FC itu mendapat tawaran dari klub Austria.

Kurniawan Dwi Yulianto sendiri enggan membeberkan identitas klub tersebut.

Namun, Kurniawan mengatakan saat ini klub tersebut berada di papan atas kasta kedua Liga Austria.

"Jadi tim ini ada di peringkat 1-2. Ada kesempatan promosi ke Liga 1 sana (Austria)," kata Kurniawan dikutip dari BolaSport.com, Senin (14/11/2022).

Saat ini puncak klasemen Liga 2 Austria sendiri ditempati oleh SKN St.Polten.

Sementara itu, di posisi kedua ada FC Blau Weiss Linz.

Salah satu dari kedua tim tersebut saat ini menginginkan Saddil Ramdani.

Namun, Saddil Ramdani harus rela menurunkan gajinya apabila ingin bermain di Eropa.

Kurniawan menyebut klub Austria tersebut tidak memberi gaji sebesar Sabah FC.

Akan tetapi, pemain berusia 23 tahun itu bisa saja mendapat kenaikan gaji.


Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto dalam acara konferensi pers Media Cup 2022, di Troboon, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2022).

Hal itu akan terjadi apabila Saddil mampu membawa tim tersebut promosi ke kasta tertinggi Liga Austria.

"Jadi mungkin secara nominal akan turun daripada Sabah FC," tutur Kurniawan.

"Makanya mereka kalau lolos akan enam bulan dulu."

"Ketika naik ke Liga 1, standar gaji akan berbeda, pasti akan meningkat," imbuhnya.

Saddil sendiri sebelumnya mengaku sedang galau menentukan masa depannya.

Eks pemain Bhayangkara FC mengaku ingin mencicipi atmosfer sepak bola Eropa.

Namun, sang ibu dikabarkan lebih menginginkan Saddil bertahan di Sabah FC.

Kurniawan memilih menyerahkan keputusan akhir kepada Saddil sendiri.

"Kemarin timnya dia masih belum kalah di Piala Malaysia, jadi kemarin ya kembali keputusan ada di Saddil."

"Karena ada beberapa pertimbangan juga," pungkasnya.

1 Komentar

  1. Wajar kalau ibunya saddil kwatir kl di eropa..mungkin takut anak bergaul dgn irang yg salah.sering ninggalin sholat bertato..tp kalau di klub eropa yg pemainnya banyak muslnya ibunya ikhlas ikhlas aja...leres nggih mamanya saddil?

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama