Terungkap Misteri Boneka yang Dibawa Timnas Indonesia di Piala Dunia 1938

Timnas Indonesia di Piala Dunia 1938 (Foto: Istimewa)



PIALA Dunia 1938 menjadi ajang negara Asia pertama yang tampil di pentas Piala Dunia. Meski tercatat dengan nama Timnas Hindia Belanda (Dutch East Indies), namun pada tahun 2018 silam FIFA mengakui bahwa tim itu adalah Timnas Indonesia.

Kisah itu pun kembali diulas oleh berbagai media asing jelang Piala Dunia 2022. Salah satunya adalah media asal Inggris, Football Joe. Mereka mengulas kiprah Indonesia di ajang Piala Dunia 1938 di Prancis.

"Indonesia (dulu Hindia Belanda) merupakan satu-satunya negara dalam sejarah yang hanya memainkan satu pertandingan Piala Dunia, saat mereka tampil di tahun 1938 yang menggunakan sistem gugur, tetapi kalah 0-6 dari Hungaria di babak pertama." tulis keterangan di akun Instagram @footballjoe, Minggu (20/11/2022).

Salut! Piala Dunia 2022, Timnas Amerika Serikat Main Bola Bareng 
Dalam catatan sejarah, Indonesia saat itu ditangani oleh Johannes Mastenbroek. Mereka dapat tampil usai Jepang mengundurkan diri. Saat itu pun keberangkatan Timnas Indonesia sempat menjadi polemik lantaran PSSI dan Nederlandsh Indische Voetbal Unie (NIVU) sedang bersitegang.

Saat itu PSSI yang dipimpin oleh Soeratin Sosrosugondo meminta NIVU untuk mengadakan pertandingan untuk menentukan siapa yang berhak terbang ke Prancis. Namun pada akhirnya Indonesia menyertakan 17 pemain yang berisikan pemain dari etnis Tionghoa, Indo-Eropa (Belanda), dan Indonesia.

Menariknya, dalam foto yang diunggah di akun Football Joe mereka tampak heran dengan sebuah boneka yang dipegang oleh kiper Timnas Indonesia. Banyak pula warnaget yang mengaku seram dengan boneka tersebut.

Namun dilansir dari Learn Russian Language, boneka tersebut dikenal dengan nama Nevalyashka atau yang sekarang dikenal dengan boneka Roly-Poly. Mainan tersebut identik dengan sebagai hadiah bagi anak kecil pada tahun 50-an.

Menariknya pada ajang Piala Dunia 1938 Uni Soviet (sebelum menjadi Rusia) justru tidak berpartisipasi. Hal inilah yang mematahkan gagasan bahwa mainan tersebut tidak serta merta diklaim sebagai mainan asli Rusia.

Terlepas dari asal boneka tersebut, namun boneka Nevalyashka nyatanya sering menjadi hadiah paling populer pada masa itu. Jadi besar kemungkinan jika boneka yang dipegang oleh Kiper Indonesia di Piala Dunia 1938 itu hanya sekedar cederamata yang umum diberikan dalam sebuah pertandingan sepak bola.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama