Lubang Menganga Tanpa Pemain Blasteran Belanda, Arkhan Fikri Akui Timnas U-20 Perlu Latihan Finishing

Pemain timnas U-20 Indonesia yakni Rafael Struick dan Zico Soree saat merayakan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Slovakia U-20 dalam laga Costa Calida Region de Murcia Football Week, di Pinatar Arena, Spanyol, Sabtu (19/11/2022).



Timnas Indonesia U-20 dalam masalah besar di Spanyol, satu-satunya gol dicetak oleh pemain yang belum sah bermain di laga resmi (Rafael Struick).

Terdapat pengakuan dari personil timnas Indonesia U-20 bahwa tim itu sangat kekurangan dalam hal penyelesaian akhir.

Teranyar, timnas Indonesia U-20 ditahan imbang Malaga U-19 dengan skor 0-0 dalam laga terakhir di Spanyol, Rabu (23/11/2022).

Hasil tersebut membuat Indonesia berarti gagal mencetak gol dalam tiga dari empat laga uji coba di Spanyol!

Pada laga pertama menghadapi Prancis, kemandulan tersebut dapat dimaklumi karena Garuda Muda menghadapi tim elite dunia.

Saat itu, Indonesia bahkan cuma mendapat satu peluang di sepanjang laga lewat tendangan bebas Frengky Missa dalam kekalahan 0-6.

Lantas pada laga melawan Slovakia, satu gol bisa dilesakkan berkat finishing penyerang blasteran Rafael Struick memanfaatkan umpan silang Dzaky Asraf.

Yang menjadi masalah, Rafael Struick tak bisa bermain di Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 203 dalam kondisi sekarang karena belum berstatus WNI.

Berlanjut di dua laga berikutnya melawan Valerenga dan Malaga, tim Merah Putih lagi-lagi gagal mencetak gol meski menghadapi tim dengan profil lebih rendah.

Gelandang Arkhan Fikri pun mengakui rekan setimnya belum cukup bagus di area terakhir permainan.

Arkhan Fikri menjadi salah satu gelandang yang menjadi starter pada laga semalam, mendampingi Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner.

"Pertandingan tadi sebenarnya kami bisa jalankan instruksi pelatih," tutur Arkhan (23/11/2022).

"Kami bisa main build up dari bawah juga, cuma sayangnya tidak bisa finishing, jadi hasil kurang baik," sambungnya.


Skuad timnas U-20 Indonesia saat pertandingan uji coba melawan Malaga U-19 di Marbella Football Center Malaga, Spanyol, Rabu (23/11).



Wonderkid Arema FC itu beranggapan skuat Garuda Muda perlu mendapatkan latihan finishing.

Latihan penyelesaian itu menjadi urgen sebab para striker seperti Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh, hingga Rabbani Tasnim tak cukup tajam.

"Kami dari kemarin-kemarin sudah belajar build up," ujar Arkhan.

"Mungkin usai pertandingan ini kami latihan finishing," tandasnya.

Shin Tae-yong harus segera membereskan persoalan tersebut, dan para pemain harus sadar diri untuk meningkatkan kemampuan.

Pasalnya, dua pemain blasteran di sektor penyerang, Zico Soree dan Rafael Struick, belum memulai proses naturalisasi.

Jika melihat proses Sandy Walsh dan Jordi Amat yang begitu lama, terdapat kekhawatiran timnas U-20 harus mengandalkan penyerang lokal di Piala Asia U-20 2023.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama