Jawaban Iwan Bule usai Muncul Desakan untuk Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI


Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, angkat bicara terkait desakan mundur yang mulai disuarakan masyarakat usai tragedi Kanjuruhan.

Nama Mochamad Iriawan memang menjadi sorotan di tengah tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Tragedi mengerikan itu sendiri kini telah merenggut nyawa 125 orang.

Usai kejadian tersebut, masayarakat pun ramai-ramai meminta Mochamad Iriawan untuk mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.

Mochamad Iriawan dianggap menjadi salah satu pihak yang harus bertanggung jawab dibalik kejadian ini.

Desakan mundur kepada Mochamad Iriawan makin menjadi-jadi tatkala dirinya salah ucap di konfrensi pers setelah kejadian.

Sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu membuka konfrensi pers dengan menyebut 'hadirin yang berbahagia'.

Ucapan Iwan Bule itu pun langsung mendapat kecaman dari banyak pihak.

Iwan Bule dinilai tidak punya rasa empati terhadap korban tragedi Kanjuruhan.

Menanggapi hal tersebut, Iwan Bule pun akhirnya angkat bicara.

Iwan Bule tak ingin banyak berkomentar mengenai hal tersebut.

Terkait desakan mundur dari PSSI, Iwan Bule juga tak banyak berkomentar.

Iwan Bule menilai setiap orang bebas untuk menyampaikan pendapatnya.

"Ya (soal) desakan semua orang boleh bicara apa saja," kata Iwan Bule dikutip dari BolaSport.com, Selasa (4/10/2022).

Saat ini PSSI sendiri tengah berusahan melakukan investigasi untuk mengungkap fakta tragedi Kanjuruhan.

Tim yang dibentuk PSSI itu diketuai langsung oleh Iwan Bule.

"PSSI menyampaikan duka yang mendalam terkait insiden ini. Kami juga meminta maaf kepada keluarga korban dan semua pihak," ujar Iwan Bule.

"Tentu menjadi evaluasi PSSI agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi."

"Kami juga langsung membentuk tim investigasi untuk insiden ini."

"Tim sudah bekerja mulai hari ini (Senin)," pungkasnya.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama