Ejekan Media Vietnam untuk Pratama Arhan yang Jadi “Pajangan” di Tokyo Verdy

Pratama Arhan tampil dalam laga Tochigi SC Vs Tokyo Verdy pada pekan ke-25 J2 League, di Kanseki Stadium Tochigi, pada Rabu (6/7/2022) sore WIB. (YOUTUBE J-LEAGUE INTERNASIONAL)

Pemain kenamaan Indonesia, pratama Arhan mendapat ejekan dari salah satu media Vietnam, The Thao 247 karena tak bisa berbuat banyak dan hanya jadi “pajangan” setelah bergabung tim divisi dua Liga Jepang J2 League, Tokyo Verdy.

Pratama Arhan memang telah bergabung dengan Tokyo Verdy pada Februari 2022 lalu.

Setelah meninggalkan PSIS Semarang, Pratama Arhan langsung bergabung dengan tim di Jepang.

Akan tetapi, hingga saat ini pemain asal Blora tersebut menghadapi masa sulit.

Pemain anddalan timnas Indonesia itu sejak gabung dengan Tokyo Verdy hingga saat ini jarang dimainkan.

Pada musim pertamanya ini Pratama Arhan lebih sering jadi ‘pajangan’ yakni hanya duduk di bangku cadangan.

Bahkan Pratama Arhan tercatat baru hanya sekali tampil bersama Tokyo Verdy di J2 League 2022.

Saat debutnya Pratama Arhan juga tak bisa tampil penuh yakni hanya bermain 45 menit pada babak pertama.

Saat itu Arhan tampil pada pekan ke-25 Tokyo Verdy tepat saat menjalani laga tandang melawan Tonchigi SSC pada 6 Juli lalu.

Pada laga tersebut Arhan masuk dalam daftar starting IX sebagai pemain sayap.

Setelah tampil pada babak pertama pelatih Hiroshi Jofuku memilih mengganti Arhan dengan Mizuki Arai setelah turun minum.

Penampilan Arhan pada laga tersebut dinilai kurang memuaskan dan tak bagus.

Sehingga ia harus digantikan oleh permain lain saat memasuki babak kedua.

Bahkan pada laga tersebut Arhan mendapatkan kartu kuning pada menit ke-29.

Hasil ini pun membuat Arhan mendapat ejekan dari media Vietnam.

Menurut mereka Arhan seperti ‘pajangan’ yang didatangkan oleh Tokyo Verdy karena ia hanya bermain satu kali saja.

“Bintang Indonesia itu nyaris tidak bermain di J2 League,” tulis salah satu media Vietnam, The Thao247.

“Pratama Arhan hanya bermain 1 pertandingan,” lanjutnya.

Pertama kali debut bukannya menunjukkan penampilan luar biassanya, Arhan justru mengantongi kartu kuning.

Hal ini membuat The Thao 247 menyindir Arhan.

“Dalam pertandingan itu dia hanya turun satu babak. Tidaj ada gol, tidak ada asissist, tidak ada peluang, apa yang dia tunjukkan hanyalah kartu kuning dalam menit bermain,” lanjutnya.

Tak hanya itu, mereka bahkan menyamakan Arhan dengan dua pemain Vietnam yang juga pernah bermain di Liga Jepang.

Dua pemain itu Cong Phuong dan Tuan Anh yang mana keduanya dinilai kesulitan beradaptasi di Jepang.

The Thao 247 bahkan menyebut bahwa tak menutup kemungkinan Arhan harus segera kembali ke Indonesia.

Sebab pemain andalan timnas Indonesia ini masih kesulitan berkarier di Jepang.

“Seperti kasus Vietnam Cong Phuong (saat bermain untuk Mito Hollyhock) atau Tuan Anh (Yokohama FC) di masa lalu, Arhan juga berjuang untuk membiasakan diri dengan lingkungan sepak bola papan atas di benua Asia,” tulisnya.

“Meski hanya bermain di J League 2, pemain ini tidak menunjukkan apa-apa dan kemungkinan harus segera berkemas dan pulang.”

Sementara itu, Tokyo Verdy sendiri telah menyelesaikan kompetisi musim ini.

Mereka menutup musim dengan menempati peringkat ke-9 klasemen akhir J2 League.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama