Calon Pengganti Park Hang-seo di Timnas Vietnam Bakal Digaji Lebih dari 3 Kali Lipat dengan Persyaratan Berat


Setelah Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) mengonfirmasi perpisahan dengan sang pelatih Park Hang-seo, sederet rumor soal calon pengganti langsung bermunculan.

Salah satu yang menjadi sorotan terkait penunjukan pelatih baru yaitu masalah gaji.

Menurut laporan yang dimuat Danviet.vn, VFF kabarnya bersedia membayar 2 juta USD atau sekitar Rp 31 miliar per tahun untuk pelatih baru Timnas Vietnam.

Sebagai informasi, gaji yang diterima Park Hang-seo sebagai kepala Timnas Vietnam yaitu sebesar 600 ribu USD atau Rp 9,3 miliar per tahun.

Itu artinya, calon pelatih baru yang akan menggantikan peran Park Hang-seo nantinya akan mendapatkan gaji lebih dari tiga kali lipat.

Bicara mengenai masalah pendapatan ini, pakar sepak bola Vietnam Doan Minh Xuong memberikan tanggapannya.

"Sudah sepatutnya VFF bermaksud menandatangani kontrak 2 tahun dan tingkat investasi untuk gaji pelatih kepala Vietnam bisa mencapai 2 juta USD per tahun, belum lagi tunjangan lainnya," ujarnya.

"Jika menandatangani kontrak selama 2 tahun, berarti VFF perlu menghabiskan setidaknya 4 juta USD."

Tentu saja, dengan gaji tiga kali lebih tinggi dari Park Hang-seo, calon pelatih baru harus menanggung target yang lebih berat.

Secara spesifik, Timnas Vietnam saat ini masuk dalam peringkat 100 besar dunia, tepatnya di posisi ke-96 ranking FIFA atau urutan ke-17 di Asia.

Dengan memiliki pendapatan yang jauh lebih besar, pelatih baru Timnas Vietnam diharapkan bisa membawa tim masuk ke dalam 90 besar ranking FIFA atau setara peringkat 15-16 Asia dan mempertahankan posisi teratas di Asia Tenggara.

Kandidat terkuat yang disebut-sebut bakal menjadi pengganti Park Hang-seo yaitu Philippe Troussier.

Philippe Troussier pernah memimpin Timnas Afrika Selatan ke Piala Dunia 1998, membawa Timnas Jepang ke babak penyisihan grup Piala Dunia 2002, memenangi Piala Asia 2000 dan mencapai perempat final di Olimpiade 2000.

Pada Maret 2018, Philippe Troussier menerima posisi Direktur Teknik Akademi Sepak Bola PVF.

Ini merupakan keputusan yang sangat mengejutkan karena saat itu ahli strategi asal Prancis banyak diburu oleh tim-tim besar di Asia.

Contohnya yaitu Vissel Kobe, tempat mantan bintang Barcelona (Iniesta) bermain.

Philippe Troussier juga pernah mengemban tugas untuk memimpin dan membantu Timnas U-19 Vietnam memenangi tiket ke Piala Asia U-19 2020.

Namun sayang turnamen itu tidak berlangsung karena pandemi Covid-19.

Pada Mei 2021, Philippe Troussier tidak lagi memimpin Timnas U-19 Vietnam.

Bahkan sejak 2019, ia juga berhenti menjadi Direktur Teknis PVF dan hanya menjabat sebagai peatih kepala tim U-19.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama