Bermain Cantik, Timnas Indonesia U-19 Babat Habis Negara Ranking 65 Dunia Pada Pertandingan Uji Coba

Bermain Cantik, Timnas Indonesia U-19 Babat Habis Negara Ranking 65 Dunia Pada Pertandingan Uji Coba



Kali ini Timnas Indonesia mulai bermain cantik dalam pertandingan uji coba melawan Makedonia, sebuah negara ranking FIFA 65 dunia.

Dibanding Timnas Makedonia yang menduduki rangking FIFA 65 dunia, Timnas Indonesia U-19 bisa dikatakan berada jauh di bawahnya.

Meskipun Timnas Indonesia berada pada ranking 152 Dunia, mereka tidak merasa gentar. Skuad Timnas U-19 justru semakin menggila dengan permainan cantiknya.

Kerja keras Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia U-19 tidak sia-sia. Mereka telah berhasil mengalahkan Timnas Makedonia dengan skor jauh lebih tinggi.

Meski demikian, Shin Tae Yong masih melihat beberapa kekurangan yang harus diperbaiki, sebagaimana dikutip Bondowoso Network dari channel YouTube HBS TIMNAS.

Pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia U-19 melawan Makedonia tampak sangat berbeda. Mereka mampu bermain cantik di sela-sela pertahanan dan serangan.

Dari segi ukuran dan postur tubuh, Makedonia terbilang jauh lebih besar dan tinggi dibanding skuad Timnas Indonesia U-19.

Meski demikian, kecepatan Timnas U-19 masih bisa mendominasi. Hal ini tentu sangat dipengaruhi stamina tubuh Timnas U-19 yang semakin meningkat.

Shin Tae Yong mengakui kecepatan Timnas Indonesia sangat luar biasa. Potensi ini harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan stamina tubuh dan penjagaan pola makan.

Sebab menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, gerakan secepat apapun jika tidak ditopang dengan stamina tubuh yang mumpuni tidak akan mendatangkan hasil signifikan.

Oleh karena itu, sampai saat ini, Timnas U-19 masih terus meningkatkan stamina tubuh agar dapat bersaing dengan lawan berat mereka.

Dalam pertandingan uji coba melawan North Macedonia, Timnas U-19 seringkali terjatuh saat mendapatkan dorongan.

Selain dipengaruhi postur tubuhnya yang lebih tinggi dan besar, permainan mereka juga tampak kasar. Namun semua itu dihadapi Timnas dengan permainan cantik dan memukau.

Akhirnya ketika Timnas U-19 mendapatkan kesempatan, mereka berhasil membobol gawang dengan menciptakan gol pertama pada menit ke-13.

Serangan dari Timnas U-19 dengan nomor punggung 11 mampu menembus gawang dengan satu lawan satu bersama kiper lawan.

Gol pertama ini diciptakan Edgar pada babak pertama dengan tendangan keras kaki kirinya setelah bola membentur tiang gawang.

Tidak ada gol tambahan pada babak pertama. Gol berikutnya berhasil diciptakan pada babak kedua setelah Shin Tae Yong mengubah taktik dan menambah agresivitas pemain.

Lawan juga menciptakan gol pertama pada babak kedua dengan tendangan penalti. Walaupun arah bola diketahui kiper Timnas U-19, Tapi tendangan lawan sangat keras.

Bola tersebut tidak berhasil ditangkap dan memantul ke arah lawan. Sehingga ketika tendangan penalti diulang, lawan pun mendapatkan hadiah gol pertamanya, skor imbang menjadi 1-1.

Dari kejadian ini Shin Tae Yong memahami bahwa kekuatan fisik kiper masih belum sebanding dengan energi tendangan yang datang dari lawan.

Atas kejadian tersebut, Shin Tae Yong menciptakan taktik baru untuk tidak memberikan kesempatan lawan melakukan gol berikutnya.

Beruntungnya pada menit ke 58, Timnas U-19 mampu menjebol gawang dengan tendangan pojok dari nomor punggung 11.

Bola bergulir liar, namun berhasil dikuasai pemain nomor punggung 10 dan berhasil menciptakan gol kedua hingga skor menjadi 2-1.

Kemudian pada menit 60, Aminuddin memberikan serangan ke kotak penalti dan umpan balik pada nomor punggung 10. Gol pun tercipta untuk ketiga kalinya dengan perolehan skor 3-1.

Masih ada waktu untuk Timnas U-19 ketika pertandingan akan berakhir 7 menit lagi. Bola itu kembali merangsak ke sarang musuh dan menjebol penjaga gawang.

Lalu pertandingan berakhir pada menit 90 dengan perolehan skor 4-1 dengan iringan tepuk tangan dari coach Shin Tae Yong.***




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama