3 Pemain yang Jadi Perdebatan Publik Usai Shin Tae-yong Umumkan Skuad Timnas Indonesia vs Curacao


Berikut sejumlah nama yang jadi perdebatan publik usai Shin Tae-yong mengumumkan daftar pemain untuk skuad Timnas Indonesia vs Curacao.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong disela-sela kesibukannya fokus melatih tim U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, baru-baru ini mengumumkan daftar pemain yang dipanggil memperkuat tim senior.

Pemanggilan itu dilakukan untuk memperkuat timnas Indonesia mengikuti pertandingan uji coba resmi FIFA Matchday melawan Curacao pada 24 dan 27 September 2022.

Total Shin Tae-yong memanggil 23 pemain, enam di antaranya berkiprah di luar negeri. Akan tetapi untuk pertandingan kali ini dua pemain calon naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat belum bisa ikut bergabung.

Sebab proses naturalisasinya hingga saat ini masih belum rampung. Sementara itu untuk enam pemain yang berkarier di luar negeri ada Asnawi Mangkualam Bahar (Ansan Greeners).

Elkan Baggott (Gillingham FC), Egy Maulana Vikri (FC Vion Zlate Moravce), Saddil Ramdani (Sabah FC), Witan Sulaeman (AS Trencin), dan Pratama Arhan (Tokyo Verdy).

Para pemain yang masuk dalam skuat Timnas Indonesia senior untuk laga melawan Curacao, nantinya akan menjalani pemusatan latihan lima hari sebelum agenda dimulai.

"Sebanyak 23 pemain Timnas Indonesia yang dipanggil merupakan pilihan dari pelatih Shin Tae-yong. Direncanakan para pemain akan berkumpul pada Senin (19/9) mendatang di Bandung,” ujar Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, disadur dari laman PSSI.

Adapun, Curacao merupakan negara yang secara wilayah berdekatan dengan Kepulauan Karibia. Mereka masuk Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF). 

Meski namanya begitu asing bagi publik Tanah Air, tapi ternyata sepak bola negara mereka cukup kuat. Hal itu dibuktikan dengan ranking FIFA menempati posisi ke84.

Sedangkan Timnas Indonesia berada di peringkat ke-155 pada ranking FIFA edisi terakhir 25 Agustus 2022 lalu.

Untuk pertandingan pertama Timnas Indonesia vs Curacao akan digelar pada 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sementara untuk pertandingan kedua digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 September 2022.

Sayangnya pemanggilan pemain yang dilakukan oleh Shin Tae-yong ternyata mengundang reaksi beragam dari publik. 

Tidak sedikit dari mereka yang melontarkan kritik karena beberapa pemain dinilai tidak tepat untuk dipanggil ke Timnas Indonesia kali ini. Siapa saja pemain yang jadi sasaran kritikan?

©Ian Setiawan/INDOSPORT
Pemain Arema FC Muhammad Rafli tampil usai membela Timnas Indonesia. Foto: Muhammad Rafli

Muhammad Rafli

Muhammad Rafli adalah gelandang serang yang saat ini memperkuat Arema FC di Liga 1. Total ia sudah tampil sebanyak 6 pertandingan tanpa mencetak satupun gol, dari 9 laga kompetisi yang sudah dijalani.

Sedangkan untuk menit bermain, Rafli sudah mencatatkan 197 menit di lapangan bersama Arema FC. Itu artinya, ia kerap tampil tak selalu dalam waktu penuh.

Dari enam pertandingan yang sudah dilakoni, Rafli hanya satu pertandingan namanya masuk dalam starting XI, sisanya ia hanya jadi pemain pengganti di babak kedua.

Bukan jadi pemain utama di Arema FC, jadi alasan publik mempertanyakan pemanggilan Muhammad Rafli ke timnas Indonesia kali ini.

Sekadar informasi, Muhammad Rafli sendiri adalah pemain sepak bola yang menikahi putri dari wakil PSSI, Iwan Budianto, Laras Carissa Devinta pada 21 Januari 2022 lalu.

Pernikahannya saat itu banyak mengundang perhatian. Selain dihadiri langsung Gubernu Jawa Timur Chofifah Indar Parawansa, sejumlah selebritis dan crazy rich Malang juga hadir.

Juragan 99 alias Gilang Widya Pramana dan istri Shandy Purnamasari juga hadir. Bahkan, Raffi Ahmad dan Luna Maya menjadi mc dalam pernikahan tersebut.

Fachruddin Aryanto

Selanjutnya ada Fachruddin Aryanto. Pemanggilan bek milik Madura United ini mengundang kritik karena faktor usia.

Saat ini Fachruddin sudah menginjak usia 33 tahun, meski memang masih menjadi andalan di lini belakang Madura United di Liga 1 musim ini.

Selain itu, ia juga selalu tampail dalam 90 menit, dan menjadi pilar penting di sektor belakang yang membuat Madura United saat ini bertengger di papan atas klasemen Liga 1.

Akan tetapi pemanggilan ini sedikit kontrakdiktif dari kebiasaan Shin Tae-yong yang gemar dengan pemain muda. 

Sebab ada beberapa bek muda di Liga 1 yang layak dicoba masuk dalam Timnas Indonesia salah satunya Agung Mannan, bek PSM Makassar yang jadi andalan di Liga 1.

Ketangguhannya dalam menjaga lini belakang membawa PSM Makassar saat ini menempati posisi ke-2, dan jadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit yakni 2 gol bersama Madura United.

©Herry Ibrahim/INDOSPORT
Manahati Lestusen (tengah) mencoba menghalau peluang pemain Persija di depan gawang PS Tira yang dikawal Syahrul Trisna (kanan).

Syahrul Trisna Fadillah

Terakhir ada Syahrul Trisna Fadillah. Namanya bikin mengejutkan publik karena masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi Curacao di ajang uji coba resmi FIFA.

Ia berposisi sebagai kiper untuk Persikabo 1973 tapi bukan pilihan utama. Dari 9 pertandingan yang sudah dijalani Persikabo, ia baru memainkan 3 pertandingan.

Pelatih Djajang Nurdjaman lebih sering memainkan Mochammad Dicky di bawah mistar gawang. Publik lantas membandingkan dengan kiper lain di Liga 1 yang lebih tepat untuk dipanggil.

Yakni Andritany Ardhiyasa. Kiper Persija Jakarta itu memang tengah menjalani performa yang apik bersama Macan Kemayoran di Liga 1 musim ini.

Nama Andritany saat ini bertengger di posisi ke-2 sebagai kiper dengan jumlah penyelematan terbanyak di Liga 1 sejauh ini dengan total 34 saves, di bawah Muhammad Riyandi 35 saves menurut statistik Lapangbola.

Berikut 23 Pemain Timnas Indonesia vs Curacao:

1. Asnawi Mangkualam Bahar - Ansan Greeners
2. Egy Maulana Vikri - FC Vion Zlate Moravce
3. Witan Sulaeman - AS Trencin
4. Elkan William Tio Baggott - Gillingham FC
5. Sadill Ramdani - Sabah FC
6. Pratama Arhan - Tokyo Verdy
7. Fachruddin Aryanto - Madura United
8. Rizky Ridho Ramadhani - Persebaya Surabaya
9. Marselino Ferdinan - Persebaya Surabaya
10. Koko Ari Araya - Persebaya Surabaya
11. Rachmat Irianto - Persib Bandung
12. Ricky Kambuaya - Persib Bandung
13. Marc Klok - Persib Bandung
14. Syahrian Abimanyu - Persija Jakarta
15. Muhammad Ferarri - Persija Jakarta
16. Muhammad Riyandi - Persis Solo
17. Yakob Sayuri - PSM Makassar
18. Muhammad Ramadhan Sanantha - PSM Makassar
19. Syahrul Trisna Fadillah - Persikabo 1973
20. Muhammad Dimas Drajad - Persikabo 1973
21. Muhammad Rafli - Arema FC
22. Dendy Sulistyawan - Bhayangkara FC
23. Nadeo Arga Winata - Bali United

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama