Sari Yuliati, Anggota DPR yang Siap Mentori Sandy Walsh dan Jordi Amat



Sari Yuliati dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi III yang siap menjadi mentor dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Seperti diketahui, dua pesepak bola keturunan Indonesia yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat semakin dekat menyandang status WNI.

Kedua pemain itu turut hadir secara daring dalam Rapat Kerja III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Senin (29/8) untuk membahas naturalisasi dua pemain keturunan Indonesia tersebut.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Edward Omar Syarif Hiariej.

Dalam kesempatan tersebut, Sandy dan Jordi diminta untuk memperlancar kemampuan bahasa Indonesia serta menyerapi Pancasila.

Selain untuk memupuk rasa nasionalisme, lancar berbahasa Indonesia diharapkan bisa membantu kedua pemain berkomunikasi baik dengan rekan setim dan masyarakat.

Oleh karena itu, salah satu anggota DPR Komisi III, Sari Yuliati berkelakar untuk menawarkan diri menjadi mentor bahasa Indonesia untuk kedua pemain tersebut.

“Sebagai warga Indonesia, kalian harus bisa berbicara bahasa Indonesia, jika Anda mengalami kesulitan, saya bersiap bisa menjadi mentor kalian," tutur Sari Yuliati yang disambut gelak tawa para hadirin.

Aksi kocak Sari Yuliati pun sontak menyita perhatian publik, apalagi wanita berusia 46 tahun tersebut sebelumnya juga aktif menyuarakan pendapat kritisnya pada rapat di Komisi III dengan agenda pembahasan motiv pembunuhan Brigadir J.

Sari Yuliati merupakan wanita kelahiran Jakarta yang menghabiskan masa pendidikannya di kota kelahirannya tersebut.

Sari Yuliati mengenyam pendidikan tinggi di jurusan Teknik Sipil, Universitas Trisakti (1995-2000) dan melanjutkan S2 jurusan yang sama, di Universitas Indonesia (2001-2003).

Karier politiknya bermula dengan bergabung Partai Golongan Karya (Golkar), dan kemudian dipercaya menjadi Bendahara Angkatan Muda Partai Golkar atau AMPG (2004-2009).

Kemudian dia dipercaya menjadi Anggota Kaderisasi Partai Golkar (2009-2014), Bendahara LPK Partai Golkar (2009-2014), Bendum DPP Partai Golkar (2014-2016).

Pada tahun 2016-2017, dia menjabat Wasekjen DPP Partai Golkar, Wabendum Koorbid Indonesia Timur DPP Partai Golkar (2017-2019), Wabendum PP DPP Partai Golkar (2017-2019).

Lonjakan karier Sari Yuliati tak berhenti sampai di sana, dia dipercaya ketua Koorwil Provinsi NTB DPP Golkar (2017-2019).

Hingga akhirnya Sari Yuliati terpilih sebagai anggota DPR RI komisi III pada pemilihan legislatif 2019.(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama