"Mending Pukul Sekalian" - Saran Unik Shin Tae-Yong Buat Pemain Timnas Indonesia


Pelatih asal Korea Selatan itu berhasil mengantarkan Indonesia melaju ke Piala Asia 2023.

Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong menyoroti sikap para pemain tanah air, yang dinilai oleh juru taktik asal Korea Selatan itu "terlalu baik".

Pria berusia 51 tahun tersebut merasa bahwa sikap seperti itu bisa menjadi kelemahan di dalam lapangan, menegaskan bahwa para pesepakbola membutuhkan sisi bad boy mereka untuk mau bertarung di sebuah pertandingan.

Dalam wawancaranya dalam saluran YouTube Sport77 Official, Tae-yong ditanya apa kelebihan pemain Indonesia yang tidak dimiliki oleh pemain Korea Selatan, ia pun hanya memberikan respon 'nyengir' dan sedikit tertawa.

Tetapi, ia kemudian mengatakan: "Mungkin saya bicara seperti ini saja, sifat yang tidak boleh dimiliki sebagai atlet adalah terlalu baik atau lemah lembut."

"Sebetulnya bisa dibilang itu sebagai kelebihan, tetapi itu juga bisa menjadi kelemahan di lapangan. Untuk menuju menjadi tim yang lebih baik sebenarnya [lemah lembut] itu tidak baik."

"[Para pemain] sedang diajarkan seperti itu [bad boys]."

Tae-yong juga menjelaskan bahwa dirinya juga tidak menyukai sikap para pemain Indonesia yang sering terpancing emosi, tetapi sang pelatih memberikan saran yang terbilang unik.

Dia pun membahas apa yang terjadi selama pertandingan Indonesia melawan Thailand di Sea Games pada bulan Mei lalu, yang berakhir dengan empat kartu merah.

"Itu kelakuan yang sama sekali tidak boleh dilakukan. Saya benar-benar tidak suka dengan hal itu. Mendorong-dorong pemain lawan atau bertengkar dengan lawan itu sama sekali tidak boleh dilakukan karena hal itu merugikan tim kita sendiri," imbuhnya.

"Mungkin karena lihat pertandingan melawan Thailand ya jadi membericarakan ini? Jadi sebenarnya dorong-mendorong begitu saja sudah dapat kartu merah, mending sekalian tonok saja, hajar saja biar bongok."

"Dorong-mendorong membuat kita dapat tiga kartu merah, itu yang membuat saya tidak terima. Jadi, ya mending hajar saja."

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama