Masih Prima di Malaysia Masters 2022, Ahsan/Hendra 'Dituduh' Lakukan Penggelapan Umur

Lolos ke babak final Malaysia Masters 2022 membuat ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dituduh melakukan penggelapan umur oleh netizen.

Berhasil lolos final Malaysia Masters 2022 membuat ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dituduh melakukan penggelapan umur oleh netizen.

Seperti diketahui, ajang BWF Super 500 bertajuk Malaysia Masters 2022 telah mencapai babak final yang digelar pada Minggu (10/7/22) di Axiata Arena.

Indonesia sendiri berhasil mengirimkan empat wakilnya di babak pamungkas. Yakni ada Chico Aura Dwi Wardoyo di sektor tunggal putra. Kemudian ada ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Dua wakil lainnya berasal dari sektor ganda putra yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Terdapat dua wakilnya di babak final pun membuat Indonesia sudah memastikan satu gelarnya, yang akan disumbangkan oleh pemenang di laga bertajuk All Indonesian Finals antara Ahsan/Hendra vs Fajar/Rian.

Pertandingan All Indonesian Finals tentunya membuat Badminton Lovers (BL) merasa girang, sekaligus takjub dengan pencapaian dua atlet andalan Tanah Air.

Fajar/Rian sendiri memang konsisten sepanjang paruh 2022 meski di awal musim sempat diragukan kemampuannya karena kalah saing dari para juniornya.

Namun nyatanya Fajar/Rian mampu menjadi ganda putra Indonesia yang paling konsisten karena hampir selalu menjajaki babak semifinal dan final dalam beberapa turnamen terakhir.

Sementara itu, Ahsan/Hendra juga tak kalah hebatnya. Walaupun performanya tak sekonsisten Fajar/Rian, tapi pasangan berjuluk The Daddies itu bisa menjadi lawan berat bagi para rivalnya meski usianya tak lagi muda.

Fenomena masih hebatnya Ahsan/Hendra pun membuat netizen curiga dan berkelakar bahwa The Daddies melakukan penggelapan umur jelang final Malaysia Masters 2022.

Ganda Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Terlalu Hebat, Netizen Tuduh The Daddies Lakukan Penggelapan Umur

Hal ini diketahui dari sejumlah komentar netizen yang menyoroti Ahsan/Hendra yang sudah tak lagi muda namun kemampuannya tak kalah hebat dengan para pebulutangkis muda.

Salah satunya ialah akun penggemar @marcellktsr di Twitter, yang berkelakar bahwa The Daddies melakukan penggelapan umur.

Pasalnya, meski Ahsan sudah berusia 34 tahun dan Hendra berusia 37 tahun, namun The Daddies bermain seperti masih berusia 20 tahun-an.

Sebab, Ahsan/Hendra masih lincah dan memiliki keterampilan yang luar biasa meski sudah memasuki usia kepala tiga.

Unggahan ini tentunya membuat sejumlah penggemar lainnya merasa tergocek dan kaget, sebelum akhirnya tahu bahwa tuduhan tersebut hanyalah sebuah candaan dan bukan kasus nyata.

“Kurang ajaarrr, kagett bangett bacanyaa wkwk” @wi****

“Woyyy ngagetin ajaa, udah serius tadi bacanya” @fe*****

“Awal baca kaget, sial di prank wkwkwk. Padahal tadi nonton tetep aja kegocek” @ra*****

“KAGET gue kira skandal apa” @te*****

“Gw yang umur 24 kalo mau tidur freshc** an pake koyo. Remaja jompo” @zi****

“Apalah arti umur bagi daddies ? Mainnya santai kek di komplek eh bikin lawan jungkir balik juga” @sa*****


Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo di Malaysia Masters 2022. Foto: PBSI

Chico Aura Jadi Juara Tunggal Putra Malaysia Masters 2022

Berikut ini hasil pertandingan final Malaysia Masters 2022 antara ganda putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo melawan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, Minggu (10/07/22).

Bertanding di Axiata Arena, Chico Aura Dwi Wardoyo berhasil mengalahkan Ng Ka Long Angus dengan perainan straigt gim dengan skor 22-20, 21-15 dalam tempo 44 menit.

Sempat lakukan dua kesalahan di menit awal, Chico Aura Dwi Wardoyo akhirnya menemukan kembali performanya untuk menyamakan kedudukan 3-3 dengan Ka Long Angus.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama