Jika Indonesia Pindah ke EAFF, Timnas Usia Muda Jadi Korban


Nama Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) mendadak tenar di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air belakangan ini. EAFF disebut bisa menjadi opsi bagi Timnas Indonesia jika keluar dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).

Namun wacana tersebut tampaknya lebih memberikan efek kurang baik ketimbang sebaliknya. Artinya lebih banyak kerugian yang akan didapat jika Indonesia keluar AFF dan gabung dengan EAFF.

Salah satunya, timna usia muda Indonesia akan menjadi korban jika benar pindah ke EAFF. Memang secara kualitas persaingan terlihat baik. Karena EAFF diisi tim-tim langganan Piala Dunia seperti Korea Selatan dan Jepang. Namun, EAFF hanya menggelar satu kejuaraan yakni Piala EAFF (seperti Piala AFF) yang berlangsung setiap 2 tahun sekali.

Pun ajang itu hanya untuk kategori timnas senior. Belum ada turnamen serupa yang digelar untuk timnas kategori usia seperti EAFF U-23, U-19, ataupun U-16. Artinya timnas usia muda Indonesia akan lebih minim jam terbang ketimbang berada di bawah naungan AFF.

Ini tentu akan menjadi sebuah kerugian besar bagi Indonesia yang masih dalam tahap pengembangan sepak bola dari usia muda. Berbeda dengan Korsel, Jepang, China yang fondasi sepak bola mereka dari akar rumput memang sudah kuat dan tertata rapi.

Kerugian lainnya, Indonesia akan semakin sulit untuk meraih gelar prestisius. Peluang Timnas Indonesia menjadi juara di Piala AFF tentu lebih besar ketimbang bersaing di EAFF. Jika keluar, Indonesia mencatat sejarah dengan tanpa pernah meraih gelar Piala AFF sekalipun!

EAFF sejatinya baru didirikan pada 28 Mei 2002. Federasi tersebut didirikan dengan tujuan untuk semakin mengembangkan sepak bola kawasan Asia Timur di level Asia dan Dunia.

EAFF diisi oleh 10 anggota yang berada di kawasan Asia Timur. Mereka adalah China, Taiwan, Guam, Hong Kong, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Macau, Mongolia, dan Kepulauan Mariana Utara yang merupakan negara terakhir gabung EAFF pada 2008.

Piala EAFF baru pertama kali digelar pada 2003 lalu. Sampai saat ini, Korea Selatan merupakan tim tersukses karena berhasil meraih gelar juara sebanyak lima kali pada 2003, 2008, 2015, 2017, dan 2019.

Kesuksesan ini diikuti China dengan dua kali meraih gelar juara pada 2005 dan 2010 sementara Jepang baru mengoleksi satu trofi juara pada 2013.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama