Ganas! Calon Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia Bantai Habis Mantan Klubnya Sendiri!


Kabar positif datang dari salah satu pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri yakni Kevin Diks.

Pemain yang sempat diproyeksikan menjadi bintang naturalisasi timnas Indonesia itu baru saja menjalani partai pramusim sukses bersama klubnya, FC Kobenhavn.

Pada Sabtu (2/7/22), FC Kobenhavn menjalani laga uji coba kontra raksasa Belanda yakni Feyenoord Rotterdam dan mampu menang besar tujuh gol tanpa balas.

Dipasang sebagai bek sayap kanan sejak menit awal, Diks bermain dengan brilian dan menyumbangkan satu gol di babak pertama.

Kevin Diks mempamerkan penyelesaian akhir bak striker ulung kala menerima sodoran umpan terobosan dari pemain muda 19 tahun, Hakon Arnar Haraldsson.

Dengan mudah fullback Belanda itu memperdaya kiper Feyenoord hingga mati langkah sebelum menceploskan bola ke gawang separuh kosong dan membawa Copenhagen unggul 4-0.

Menariknya Feyenoord Rotterdam adalah salah satu klub yang pernah Diks bela sebelum kini berbaju FC Kobenhavn di liga teratas Denmark.

Diks membela Feyenoord sebagai pinjaman dari Fiorentina pada 2017/2018 dan bisa menjadi pemain inti di sana. Total ada 31 laga yang ia mainkan dan berbuah empat assist.

Padahal saat itu usia Diks masih sangat muda yakni 21 tahun. Berkat musim peminjaman yang sukses tersebut ia mampu tumbuh jadi pesepakbola yang lebih matang dan kini menjadi bintang FC Kobenhavn.

Musim 2021/2022 lalu Kevin Diks baru saja mengantarkan FC Kobenhavn menjadi juara liga Denmark dan kemudian jadi salah satu pemain berdarah Indonesia tersukses di Eropa saat itu.


Kevin Diks Bakarbessy.

Batal Dinaturalisasi

Kevin Diks sebenarnya masuk dalam rencana PSSI untuk dinaturalisasi demi memperkuat timnas Indonesia. Bahkan Shin Tae-yong selaku pelatih kepala sudah memberikan lampu hijau.

Awalnya bersama Mees Hilgers dari FC Twente, keduanya direncanakan menjadi pelengkap dup Jordi Amat dan Sandy Walsh yang proses pergantian paspornya sudah lebih maju.

Akan tetapi justru saat tingga menunggu konfirmasi, PSSI mendapat jawaban jika baik Diks maupun Hilgers batal untuk dinaturalisasi.

Restu dari keluarga jadi alasan dan rumor beredar jika orang-orang terdekat mereka masih belum mengizinkan untuk melepas kewarganegaraan Belanda.

Pada akhirnya PSSI kemudian berniat untuk menggantikan Kevin Diks dan Mees Hilgers dengan Ragnar Oratmangoen, Jordy Wehrmann, dan Emil Audero namun ketiganya juga menemui jalan buntu.

Beruntung kemudian ada Shayne Pattynama yang bersedia untuk menjadi WNI dan membela timnas Indonesia. Kini bersama Waslh dan Amat naturalisasinya tengah diproses.

Diharapkan ke depannya Kevin Diks masih mau membuka pintu pada PSSI dan timnas Indonesia mengingat usianya masih cukup muda yakni 25 tahun.

Keberadaannya akan membuat Tim Garuda akan semakin paten dan akan bisa bicara lebih banyak hingga ke level Asia dan bahkan mungkin dunia.

Jordi Amat

Media Asing Ikut Bahas Boikot Fans Timnas Indonesia pada Jordi Amat

Kabar jika Jordi Amat menerima banyak kritik usai memutuskan bergabung dengan Johor Darul Ta'zim rupanya sudah sampai ke Malaysia.

Isu yang beredar jika nantinya proses naturalisasi sang bek tengah akan dihentikan oleh PSSI dan timnas Indonesia pun juga sudah terdengar oleh media negeri jiran.

Salah satunya adalah Vocket FC. Mereka melaporkan bagaimana pergantian paspor Amat bisa saja dibatalkan namun hanya dengan izin dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

"PSSI menegaskan mereka tidak akan memberhentikan proses naturalisasi pemain bertahan senior, Jordi Amat kecuali ada permintaan langsung dari juru latih Shin Tae-yong," tulis Vocket FC dalam artikel mereka.

"Pemain kelahiran Spanyol tersebut baru saja disahkan menjadi pemain baru Johor Darul Ta'zim untuk musim ini namun kabar tersebut tidak disukai sebagian besar pendukung timnas Indonesia," tambah mereka lagi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama