Gabung Jeonbuk Hyundai, Asnawi Mangkualam Bisa Ketiban Sial

Bek kanan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkulam diprediksi bisa ketiban sial jika bergabung dengan klub K-League 1, Jeonbuk Hyundai.

Saat ini, Asnawi Mangkualam dirumorkan menjadi salah satu pemain yang ingin direkrut oleh klub kasta teratas Liga Korea Selatan tersebut.

Rumor ini terjadi seiring dengan penampilan ciamik Asnawi kala memperkuat Ansan Greeners melawan Gimpo FC pada laga lanjutan K-League 2 2022/23, Sabtu (23/7).

Sebagai informasi, pada laga tersebut Asnawi dipercaya pelatih Im Jeong Heon menjadi starter bek sayap kanan dalam pola 4-3-3.

Pemain asal Makassar tersebut tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah didapatkannya dengan menyumbangkan satu gol saat Ansan menang 3-1 atas Gimpo.

Gol yang diciptakan di menit ke-88 tersebut menyempurnakan dua gol milik Song Jin Kyu (47'), dan Geon Joo Choi (56').

Setelah penampilan apik tersebut, seorang jurnalis Sport Chosun, Bolmanchan membeberkan bahwa Jeonbuk Hyundai sempat berminat mendatangkan Asnawi Mangkulam.

"Jeonbuk Hyundai sempat terpikir untuk merekrut Asnawi Mangkualam, setelah Lee Yong (bek kanan) keluar dari Jeonbuk Hyundai Motors secara tiba-tiba," tutur Bolmanchan dikutip dari Instagram Kleague_id.


Jika benar adanya, maka akan menjadi hal yang baik peningkatan karier Ansawi di salah satu negara sepak bola terkuat di Asia, Korea Selatan.

Kendati demikian, ada beberapa kesulitan yang diprediksi akan dialami oleh Asnawi jika bergabung dengan klub tersukses K-League dengan raihan 9 gelar.

Berada di klub dua kali juara Liga Champions Asia yakni pada 2006 dan 2016 tentu akan membuat tekanan pemain menjadi lebih besar.

Persaingan internal pun dipastikan lebih berat, karena banyak pemain hebat di dalam satu tim.

Jika tidak bisa bersaing, maka tidak menutup kemungkinan Asnawi bisa bernasib sama seperti bek kiri timnas Thailand, Sasalak Haiprakhon.

Melansir dari Transfermarkt, sejak dipinjamkan Buriram United ke Jeonbuk Hyundai pada Juni 2021, Sasalak Haiprakhon kesulitan mendapatkan menit bermain dan lebih sering berada di bangku cadangan.(*)