Asnawi Bisa Bernasib Tragis Seperti Bek Timnas Thailand Jika Gabung Jeonbuk Hyundai Motors



Kapten timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, bisa bernasib tragis seperti bek timnas Thailand jika bergabung dengan Jeonbuk Hyundai Motors.

Asnawi Mangkualam kini dikabarkan sedang menjadi incaran salah satu klub raksasa K-League, Jeonbuk Hyundai Motors.

Rumor ketertarikan Jeonbuk Hyundai Motors kepada Asnawi pertama kali beredar dari jurnalis media Sports Chosun, Bolmanchan, yang sudah diterjemahkan oleh @Kleague_id.

Jeonbuk Hyundai Motors berminat mengamankan jasa Asnawi Mangkualam setelah ditinggal bek kanan mereka, Lee Yong.

Lee Yong, yang selama ini mengisi posisi bek kanan Jeonbuk Hyundai Motors, memutuskan hengkang secara tiba-tiba.

Kepergian Lee Yong tentu saja akan menyisakan lubang kosong di sisi kanan pertahanan Jeonbuk Hyundai Motors.

Jeonbuk Hyundai Motors kemudian melirik Asnawi Mangkualam untuk menambal posisi yang ditinggalkan oleh Lee Yong tersebut.

"Jeonbuk Hyundai Motors sempat terpikir untuk merekrut Asnawi Mangkualam, setelah Lee Yong (bek kanan) keluar dari Jeonbuk Hyundai Motors secara tiba-tiba," kata Bolmanchan.

Andai benar terjadi, maka tawaran untuk berseragam Jeonbuk Hyundai Motors jelas sangat menggiurkan untuk Asnawi Mangkualam.

Asnawi akan naik ke level yang lebih tinggi jika meninggalkan klubnya saat ini, Ansan Greeners, yang masih berada di K-League 2.

Bergabung dengan Jeonbuk Hyundai Motors, maka Asnawi bakal bermain di kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan atau K-League.

Jeonbuk Hyundai Motors merupakan klub yang konsisten bermain di K-League.

Tak hanya itu, Jeonbuk Hyundai Motors adalah klub tersukses di K-League dengan raihan total 9 gelar.

Bukan hanya di level domestik, kekuatan Jeonbuk Hyundai Motors pun juga diakui hingga level Asia.

Jeonbuk Hyundai Motors berhasil meraih dua kali juara Liga Champions Asia yakni pada 2006 dan 2016.

Namun, label klub yang bergelimang trofi yang disematkan kepada Jeonbuk Hyundai Motors justru harus membuat Asnawi sadar diri.

Tekanan hingga persaingan yang besar di Jeonbuk Hyundai Motors nantinya akan sangat memengaruhi performa Asnawi di atas lapangan.

Oleh sebab itu, Asnawi harus cermat dalam membuat keputusan untuk bertahan di Ansan Greeners atau memilih berlabuh ke Jeonbuk Hyundai Motors.

Jika memilih merapat ke Jeonbuk Hyundai Motors, Asnawi bisa saja bernasib tragis seperti bek kiri timnas Thailand, Sasalak Haiprakhon.

Menurut data dari Transfermarkt, Sasalak Haiprakhon sempat bergabung dengan Jeonbuk Hyundai Motors pada Juni 2021 dengan status sebagai pemain pinjaman dari Buriram United.

Selama berseragam Jeonbuk Hyundai Motors, Sasalak Haiprakhon lebih sering menghangatkan bangku cadangan atau bahkan tidak masuk ke dalam skuad.

Sasalak Haiprakhon hanya dipercaya untuk tampil dalam 3 pertandingan saja bersama Jeonbuk Hyundai Motors.

Tragisnya lagi, Sasalak Haiprakhon hanya mencatatkan waktu bermain sebanyak 91 menit bareng Jeonbuk Hyundai Motors.

Sasalak Haiprakhon tercatat dua kali bermain di K-League bersama Jeonbuk Hyundai Motors ketika melawan Daegu FC dan Gwangju FC.

Melawan Daegu FC, Sasalak Haiprakhon hanya merumput di atas lapangan selama satu menit.

Sementara itu, ketika melawan Gwangju FC, bek berpostur 169cm itu cuma diberi waktu bermain selama 10 menit.

Adapun satu laga lagi dimainkan oleh Sasalak bareng Jeonbuk Hyundai Motors di ajang Liga Champions Asia.

Kala itu, Sasalak bermain selama 81 menit dengan menghadapi klub asal negaranya, BG Pathum United.

Sasalah lantas dikembalikan ke Buriram United pada 31 Desember 2021 setelah masa pinjamannya berakhir dan tidak diperpanjang Jeonbuk Hyundai Motors.

1 Komentar

  1. Menit bermain sangat penting utk.menjaga semangat dan pengalaman.

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama