PSSI Sudah Komunikasi dengan AFC untuk Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023


Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengaku pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan AFC perihal tuan rumah Piala Asia 2023.

Kata Yunus Nusi, PSSI ingin menanyakan lebih jauh tentang Piala Asia 2023 karena ternyata bersamaan dengan Piala Dunia U-20 2023.

Seperti diketahui, China memutuskan mundur dari tuan rumah Piala Asia 2023 dengan alasan pandemi Covid-19.

AFC langsung membuka secara umum dan menawarkan kepada anggotanya termasuk PSSI berminat atau tidak menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.

Adapun pada 2023 nanti, Indonesia sudah ditunjuk FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Seharusnya, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, tetapi batal terlaksana karena Covid-19.

Meski batal, Indonesia masih dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Nah rupanya, jadwal pertandingan Piala Dunia U-20 2023 bersamaan dengan Piala Asia 2023.

Yunus Nusi tidak menjelaskan lebih detail kapan Piala Dunia U-20 2023 dan Piala Asia 2023 digelar.

Untuk saat ini, PSSI masih sedang mengkaji bisakah menggelar dua event besar secara bersamaan.

"Kami lagi proses komunikasi ke AFC karena ternyata jadwal pertandingan Piala Asia 2023 bersamaan dengan Piala Dunia U-20 2023."

"Sebelum Piala Dunia U-20 2023 berakhir, Piala Asia 2023 sudah mulai digelar," ucap Yunus Nusi.

"Jadi kami masih perlu mengkaji semuanya dan juga berkomunikasi tentang hak serta kewajibannya seperti apa."

Yunus Nusi belum bisa memastikan apakah Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 atau tidak.

Pasalnya, banyak sekali pertimbangan yang harus dipersiapkan, termasuk persiapan tim nasional.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dinilai mungkin akan sedikit kerepotan jika dua event besar itu digelar bersama.

Shin Tae-yong harus fokus ke timnas U-20 Indonesia tetapi di sisi lain ia juga mempersiapkan timnas Indonesia senior.

"Jadi masih belum ya karena kami mempertimbangkan Piala Dunia U-20 2023."

"Memang menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 merupakan kesempatan bagus tapi dasarnya ini bersamaan dengan Piala Dunia U-20 2023."

"Masa sebelum Piala Dunia U-20 2023 usai coach Shin Tae-yong langsung ke tim senior, itu tidak bisa," ucap Yunus Nusi.

Saat ditanya apakah ada opsi Dzenan Radoncic menjadi pelatih timnas U-20 Indonesia di Piala Dunia U-20 2023 dan Shin Tae-yong fokus ke timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Yunus Nusi tidak bisa menjawab.

Sebab, semuanya harus dibicarakan dengan matang.

"Belum ada opsi itu, kami tunggu saja," ucap Yunus Nusi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama