Jika Geser Shin Tae-yong, Kim Hak-bum Jamin Beri Gelar bagi Timnas Indonesia?

JIKA geser Shin Tae-yong, Kim Hak-bum jamin beri gelar bagi Timnas Indonesia? Sebelum kita membahas jauh ke sana, kita bahas sedikit pernyataan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, semalam.

PSSI melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan mengonfirmasi, Shin Tae-yong kemungkinan besar takkan lagi membesut Timnas Indonesia U-23 dan senior kelar Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung di Kuwait pada 8-15 Juni 2022.

(Shin Tae-yong berpotensi tak lagi tangani Timnas Indonesia senior dan U-23 kelar kualifikasi Piala Asia 2023)

Alasannya, Shin Tae-yong keteteran menangani tiga tim sekaligus, yakni U-20, U-23 dan senior. Karena itu, demi hasil maksimal di Piala Dunia U-23 2023, PSSI menyarankan Shin Tae-yong untuk fokus membesut Timnas Indonesia U-20.

"Menurut saya, sekarang dia keteteran dengan tiga kelompok umur tersebut. Jadi kami akan merekomendasikan Shin hanya memegang Timnas untuk Piala Dunia U-20," ujar Mochamad Iriawan, mengutip dari ANTARA, Rabu (8/6/2022).

"Kami menunggu Shin kembali dari Kuwait. Setelah itu, kami akan mendiskusikannya. Jadi nanti timnas U-23 dan senior diserahkan ke yang lain," tegas Iwan Bule.

Bukan tak mungkin lewat lobi Shin Tae-yong, pelatih yang menangani Timnas Indonesia senior nantinya juga berasal dari Korea Selatan. Jika benar mencari pelatih jempolan dari Korea Selatan, sosok Kim Hak-bum dapat dikedepankan.

Pelatih 62 tahun ini merupakan salah satu juru taktik terbaik yang dimiliki Korea Selatan. Ia tercatat membantu Timnas Korea Selatan U-23 meraih medali emas Asian Games 2018 dan kampiun Piala Asia U-23 2020.

(Kim Hak-bum antar Korea Selatan rebut emas Asian Games 2018)

Di level klub, Kim Hak-bum juga pernah memenangkan trofi Liga Korea Selatan pada 2006 dan Piala FA Korea Selatan (2014) bareng Seongnam. Sama-sama memiliki ikatan kuat dengan Seongnam, membuat Shin Tae-yong bisa saja merekomendasikan Kim Hak-bum kepada PSSI.

Sekarang yang jadi pertanyaan, kehadiran Kim Hak-bum menjamin gelar juara bagi Timnas Indonesia? Tentu jawabannya tidak. Banyak pelatih yang sukses bersama negara lain, tapi gagal memenangkan trofi ketika menangani Timnas Indonesia.

Peter Withe dan Luis Milla bisa dijadikan contoh. Luis Milla yang memenangkan trofi Piala Eropa U-21 2011 bareng Timnas Spanyol U-21, gagal membawa Timnas Indonesia U-23 menjadi kampiun SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Begitu juga dengan Peter Withe. Meraih trofi Piala AFF 2000 dan 2002 bareng Thailand, plus medali emas SEA Games 1999, Peter Withe gagal total bersama Timnas Indonesia. Setelah membawa Timnas Indonesia finis runner-up di Piala AFF 2004, juru taktik asal Inggris membuat skuad Garuda tersingkir di fase grup Piala AFF 2007.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama