Timnas Indonesia Batal Latihan Gara-gara Salah Jadwal, Shin Tae-yong: Memalukan!



Timnas Indonesia harus batal menggelar latihan perdana sebagai persiapan FIFA Matchday melawan Bangladesh. Skuat Garuda batal latihan karena lapangan dikabarkan belum dipesan.

Timnas Indonesia memulai persiapan laga FIFA Matchday melawan Bangladesh 1 Juni mendatang di Stadion Jalak Harupat, Soreang Bandung.

Sebanyak 29 pemain dipanggil Shin Tae-yong untuk melakukan persiapan hal ini.

Sebagai persiapan awal, Timnas Indonesia dijadwalkan menggelar latihan sore ini Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Sayang hal itu urung terjadi karena ada kendala serius yang membuat Timnas Indonesia hanya bisa berlatih di pinggir kolam Hotel tempat menginap.

Terkait hal ini, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pung mengaku kecewa karena batal latihan lantaran hal memalukan.

"Sebenarnya hal yang sedikit malu. Memang rencana atau jadwal pertama kita setelah weight training kita pindah ke lapangan," buka Shin Tae-yong.


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Foto: PSSI

Harap PSSI Berbenah

Shin Tae-yong menjabarkan, saat itu ia dan anak asuhnya telah berangkat ke lapangan latihan. Namun ternyata, lapangan guna latihan belum di-Booking, sehingga harus mengubah jadwal latihan.

"Tetapi saat mau berangkat ke lapangan ada kabar lapangan belum di booking jadi kita tidak bisa menggunakan lapangan dan kita ganti jadwalnya," jelas Shin Tae-yong.

Meski kecewa, Shin Tae-yong mencoba menerima hal ini. Namun dia meminta kepada PSSI hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.

"Menurut saya untuk hari ini tidak ada masalah karena memang hari ini untuk pemulihan saja."

"Tetapi untuk kedepannya tidak boleh ada hal seperti ini lagi," tegas pelatih asal Korea Selatan ini.


Pelatih Timnas U-23, Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Minta Training Center

Shin Tae-yong baru saja meminta fasilitas training center ke PSSI, namun eks pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini ungkap fakta mengejutkan.

Sudah menjadi rahasia umum, Timnas Indonesia kelompok usia muda selalu bisa mengukir prestasi, tapi Timnas senior justru seret gelar, bahkan di level Asia Tenggara.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama