SEA Games 2021 - Keluhan Shin Tae-yong soal Hak Istimewa Vietnam


Pelatih Timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong sayangkan perlakuan istimewa panitia SEA Games 2021 untuk tuan rumah Vietnam.

Pernyataan itu disampaikannya jelang menghadapi laga pamungkas fase grup A menghadapi Timnas U-23 Myanmar pada Minggu (15/5/2022).

Melalui wawancara di kanal resmi Youtube PSSI, Shin Tae-yong menyayangkan adanya privilese untuk tuan rumah Vietnam.

Salah satunya dengan pemberian lapangan latihan yang jelek untuk timnas U-23 Indonesia.

Sementara itu, Timnas U-23 Vietnam mendapatkan fasilitas latihan yang bagus sejak awal turnamen.

"Jujur, saya sangat kecewa dengan banyal hal yang dibuat dalam regulasi oleh penyelenggara di sini," kata Shin Tae-yong dalam video yang dirilis di ofisial Youtube PSSI.

"Jadi seperti lapangan latihan yang diberikan sejelek ini,

"Tetapi Vietnam latihan dengan lapangan yang bagus," ujar pelatih asal Korea Selatan ini.

Salah satu keistimewaan Vietnam lainnya ialah soal jarak perjalanan.

Diketahui, bahwa Vietnam mendapatkan privilese untuk tidak bermain diluar Stadion Viet Tri, Phu Tho sampai babak semifinal.

Privilese itu berlaku sekalipun Timnas U-23 Vietnam harus puas finish sebagai runner-up Grup A.

Sementara itu, apapun hasilnya, Timnas U-23 Indonesia akan bermain di venue yang berbeda di partai semifinal.

"Jika kami lolos fase grup, kami tidak masalah pindah kota,"

"Namun, Vietnam tidak pindah sama sekali meski peringkat satu maupun dua di grup," tutur Shin Tae-yong.

Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, keistimewaan itu sebenarnya tak masuk akal untuk sekelas event internasional.

"Ini sebenarnya tidak masuk akal dan tidak pernah ada juga di event internasional,"

"Serta tidak ada sejarahnya di regulasi mana pun yang dibuat seperti ini," kata Shin Tae-yong.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama