Misi Bawa Pemain Timnas ke Eropa, Pengusaha Indonesia Akusisi Klub Portugal


Pengusaha Indonesia yang dipimpin oleh Dodi Irwan Suparno mengakuisi klub sepak bola asal Portugal, Estrela da Amadora, demi misi membawa pemain Timnas ke Eropa Foto: Media Pakuan City

Pengusaha asal Indonesia yang dipimpin oleh Dodi Irwan Suparno resmi mengakuisi klub sepak bola asal Portugal, Estrela da Amadora. Harapannya, akuisi ini bisa memuluskan jalan para pemain timnas Indonesia mentas di panggung Eropa.

Dodi Irwan Suparno melalui perusahannya, Pakuan Football Enterprise, menggandeng Estrela da Amadora sebagai joint venture mereka di dalam menembus industri sepak bola Eropa.

Alasan Pakuan mengakuisi Estrela da Amadora sederhana, yakni karena klub tersebut punya stadion sendiri bernama Estadio Jose Gomes atau lebih dikenal dengan Estadio da Reboleira dengan kapasitas sebesar 9.288 orang.

Dalam rilis resmi yang terima INDOSPORT, Selasa (10/05/22), Pakuan Football Enterprise punya Grand Plan yang matang saat menggandeng Estrela, salah satunya akan fokus dan melakukan program restrukturisasi usia muda dan U23 di klub tersebut.

Meski demikian, perusahaan yang juga membawahi klub Liga 3 Indonesia Pakuan City FC tersebut memasang target jangka panjang yakni mengantarkan tim senior Estrela da Amadora dapat naik ke divisi 1 liga Portugal dalam dua tahun ke depan.

Pakuan pun juga menunjuk Jaino Matos sebagai Sporting Director sebagai langkah pertama setelah mereka mengakuisisi klub yang berlokasi 20 menit dari pusat kota Lisbon ini.

Pelatih asal Brazil diyakini mampu mengemban tanggungjawab besar sebagai garda terdepan dalam menjaga seluruh nilai investasi para investor asal Indonesia.

“Sangatlah penting dan krusial untuk menempatkan seorang Sporting Director yang bukan hanya memahami secara mendalam sisi teknis sepakbola Eropa seperti pemilihan pelatih yang tepat, pemilihan pemain-pemain usia muda U23 dan U19 di dalam tubuh tim manajemen Estrela da Amadora, namun juga memiliki kemampuan administratif untuk mengembangkan seluruh ide para investor, serta merealisasikannya melalui rancangan konsep yang matang dalam beberapa tahun kedepan untuk menentukan positioning klub yang tepat di level tersebut,” kata Dodi Irwan Suparno dalam pernyataan tertulis.

Jaino sendiri punya latar belakang kepelatihan dan mengantongi lisensi PRO CBF – Brasil. Pengalamannya juga berbicara banyak, di mana dia sudah malang melintang di sepak bola Asia terutama di Indonesia bersama dengan timnas dan klub-klub papan atas lainnya.

Caption

Jaino Matos Ditunjuk sebagai Sporting Director

Selain itu, Jaino Matos diharapkan menjadi mediator berkat kemampuannya berbahasa Portugis sehingga nantinya tidak akan ada kendala komunikasi antara Pakuan dengan Estrela da Amadora.

“… selain itu bahasa Portugis tentunya tidak akan menjadi kendala komunikasi karena Brazil dan Portugal memiliki bahasa yang sama sehingga memudahkan kami untuk bernegosiasi, berkomunikasi secara teknis lapangan maupun intenal manajemen,” sambung Dodi Irwan Suparno.

Dengan keberadaan Jaino Matos, Pakuan berharap dia bisa membantu para pesepak bola muda Indonesia untuk berkarier di Eropa. Namun, Jaino menegaskan bahwa persiapan fisik dan mental harus jadi syarat utamanya.

“Kita membutuhkan kesiapan yang sangat matang sebelum mengirimkan pemain asal Indonesia ke level Eropa, faktor terbesar penyebab pemain gagal bersaing karena belum memiliki kesiapan baik secara mental maupun fisik”,” ujar Jaino Matos.

Akuisisi juga didukung langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Portugal, H.E Rudy Alfonso. Dengan dukungan ini. Pakuan semakin optimis untuk melaju lebih cepat dalam menjalankan seluruh proses hubungan kerja dengan lebih baik.

Rudy Alfonso berharap ke depan kerja sama ini bisa menjadi jembatan bagi pesepak bola muda asal Indonesia mengembangkan kariernya di level Eropa, khususnya di Portugal.

Sejauh ini, Pakuan Football Enterprise memang tengah melakukan negosiasi dengan 2 orang pemain timnas sepakbola Indonesia U22 untuk diboyong ke Portugal. Kedua pemain ini dianggap punya potensi untuk dapat menyesuaikan diri di level tersebut dan membawa harum nama Indonesia.

Klub Liga 3, Pakuan City FC, menjajaki kerja sama dengan raksasa Portugal, SL Benfica.

Pakuan Football Entreprise Melebarkan Sayap ke Portugal

Sebelumnya, Pakuan Football Entreprise menunjukkan seseriusan melebarkan sayap ke Eropa dengan menjalin kerja sama dengan beberapa stakeholder sepak bola di sana.

Eksistensi Pakuan Football Enterprise di Negara kelahiran Cristiano Ronaldo itu ditandai dengan Penandatanganan Nota Kemitraan bersama Elite X07 Sports Management.

Penandatanganan dilakukan oleh Chairman Dodi Irwan Suparno bersama Jaino Matos, dan Kevin Alfendo, yang juga disaksikan langsung oleh Duta Besar RI di Portugal, Rudy Alfonso.

Sebelum mengakuisi Estrela da Amadora, Pakuan lebih dulu menyambangi sejumlah klub papan atas Portugal. Di antaranya, FC Porto, dan Benfica.

Estrela da Amadora adalah sebuah Klub sepakbola asal Portugal yang bersejarah dan memiliki tradisi sepakbola tradisional yang sangat kental.

Berlokasi sangat strategis 20 menit dari pusat kota Lisbon menjadikan Estrela da Amadora menjadi salah satu klub yang paling menjadi incaran para scouting talent di seluruh dunia untuk datang berkunjung demi mencari bibit pemain-pemain muda di Eropa.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Liga Portugal menjadi peringkat ke 6 teratas di dunia yang terbukti paling efisien dalam hal program pengembangan pemain.

Sehingga menjadikan Portugal sebagai tempat produksi pemain besar-besaran dari seluruh dunia, terutama pemain asal Amerika Latin.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama