Ini 3 Klub Eropa Calon Pelabuhan Baru Egy Maulana Vikri


Berikut tiga klub Eropa calon pelabuhan baru bintang Timnas Indonesia yakni Egy Maulana Vikri sesuai resmi memutus kontrak dengan FK Senica.

Kabar resminya Egy Maulana Vikri meninggalkan FK Senica disampaikan sendiri oleh sang pemain lewat akun Instagram pribadinya pada Sabtu (28/05/22) lalu.

Dengan mengunggah foto saat memakai jersey FK Senica, winger andalan Timnas Indonesia itu kemudian menuliskan kalimat perpisahan di bagian keterangan.

"Merasa berterima kasih sekali untuk perjalanan singkat namun bermakna ini," tulis Egy.

"Terima kasih pada pelatih, rekan-rekan, dan staf semuanya. Semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Selamat tinggal," imbuhnya.

Egy Maulana Vikri sejatinya masih terikat kontrak hingga Agustus 2023 mendatang. Namun alasan kuat dirinya memutuskan untuk pergi karena FK Senica sedang mengalami krisis keuangan dan membuat gaji beberapa pemain belum dibayar.

Mereka juga harus mengalami degradasi ke kasta kedua Liga Slovakia setelah dinyatakan tidak lolos lisensi klub profesional musim 2022-2023 mendatang.

Sementara itu, hingga kini masih menjadi teka-teki ke mana rekan duet Witan Sulaeman di Timnas Indonesia itu akan melajutkan kariernya.

Berikut INDOSPORT telah merangkum tiga klub Eropa yang dinilai sangat cocok sebagai pelabuhan baru Egy Maulana Vikri pasca pergi dari FK Senica:

Erick Thohir dan logo Oxford United

Oxford United

Oxford United yang kini bermain di kompetisi kasta ketiga Liga Inggris atau League One bisa menjadi pelabuhan baru Egy Maulana Vikri.

Bukan tanpa alasan, Oxford United saat ini 51% persen sahamnya dimiliki oleh pengusaha sekaligus menteri asal Indonesia bernama Erick Thohir.

Adanya sosok Erick Thohir yang merupakan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentu bisa membantu kepindahan eks winger FK Senica itu ke Liga Inggris.

Bila resmi berseragam Oxford United, maka Egy bisa berhadapan dengan rekannya di Timnas Indonesia yaitu Elkan Baggott. Bek berdarah Inggris tersebut saat ini masih terikat kontrak bersama klub League One, Ipswich Town.

Egy Maulana Vikri juga bisa memilih tim kasta keempat Liga Inggris bernama Tranmere Rovers sebagai pelabuhan selanjutnya dari FK Senica.

Tranmere Rovers telah dimiliki oleh pengusaha Santini Group yang merupakan perusahaan dari Indonesia. Wandi dan grup perusahaannya membeli Tranmere sejak 2019 lalu.

Di musim 2021-2022 yang baru saja selesai, Tranmere Rovers finis di posisi kesembilan klasemen. Klub ini bisa menjadi alat untuk menunjang karier Egy Maulana Vikri.

Raffi Ahmad ikut sesi foto para investor baru Lecce. Foto: Instagram@uslecce

Lecce

Sementara itu, klub terakhir yang sangat cocok sebagai pelabuhan baru Egy Maulana Vikri adalah Lecce. Klub ini baru saja tampil gemilang di Serie  B Liga Italia.

Karena finis di posisi kedua klasemen, Lecce berhak mendapatkan tiket lolos ke kompetisi Serie A Liga Italia musim depan. Egy Maulana Vikri memiliki peluang besar bergabung ke Lecce dan bersaing dengan bintang-bintang top Eropa lainnya di Serie A.

Bukan tanpa alasan, saham 10% klub tersebut baru saja dibeli oleh CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja. Ia belum lama ini ditemani oleh bos RANS Cilegon FC yakni Raffi Ahmad yang ikut terbang ke Italia.

Sebenarnya ada klub Italia lainnya yang dimiliki oleh orang Indonesia yakni Como 1907. Akan tetapi, ada syarat berat yang harus dilalui Como bila ingin merekrut Egy Maulana Vikri.

Mereka harus lebih dulu berhasil mendapatkan tiket promosi ke Serie A Liga Italia. Hal itu setelah adanya peraturan ketat bagi pemain non Eropa yang bisa bermain di Serie B.

Sang pemain harus memiliki pengalaman bermain terlebih dahulu di Serie A atau pemain tersebut pernah juara di Serie D.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama